PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH HEWAN (Part 2)

Penyakit gak hanya disebabkan karena keturunan atau mungkin hidup yang tidak bersih.

Ada beberapa penyakit yang bisa disebabkan oleh hewan, bisa karena kita sering berinteraksi sama hewan tersebut atu bisa juga karena ada virus yang bisa menular ke manusia.

Nah di part 1 sudah dijelaskan 4 penyakit yang disebabkan oleh hewan, penasaran kan penyakit lainnya apa saja? Simak yuk!

1.Demam Kucing

Penyakit yang satu ini disebabkan oleh bakter yang bernama Bartonella Henselae, biasanya penyakit demam kucing ini ditulirkan dari kucing ke manusia melalui cakaran atau gigitan dari kucing tersebut.

Gejala yang timbul ketika terinfeksi penyakit ini bisa berupa kulit yang menggelembung yang berisi nanah dan bisa juga keropeng pada kulit, tapi ada juga gejala yang lebih serius daripada itu.

Orang yang terkena penyakit ini biasanya bisa sembuh sendiri, namun terkadang menimbulkan demam dan bisa menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Apalagi jika orang yang terserang infeksi ini sedang dalam imun yang lemah (anak kecil) penyakit ini bisa menjadi penyakit yang serius karena infeksi tersebut bisa menyebar melalui darah bahkan ke jantung.

Bakteri ini banyak terdapat pada anak kucing terutama kucing liar yang sering ada di jalanan.

Walaupun cakarannya tidak menyebabkan infeksi yang serius, namun kamu tetap harus diberi antibiotik agar tidak menjadi semakin parah.

2.Virus Orf

Virus Orf ini biasnaya terjadi di tangan yang awal mulanya muncul pustula lalu berkembang menjadi semakin sakit.

penyakit yang satu ini biasanya ditularkan melalui kambing, tapi bisa juga terjadi di peternakan atau kebun binatang.

Walaupun virus ini termasuk yang jarang karena menyebarnya bisa melalui gigitan atau peralatan yang dipakai untuk membersihkan kandangnya.

Gejala yang terjadi biasanya luka namun rasanya sangat menyakitkan dan bisa sembuh dengan sendirinya kurang lebih 1 sampai 2 bulan tergantung dari bagaimana kita dalam menjaga kebersihan.

Jangan khawatir, virus yang satu ini ga bisa ditularkan dari manusia ke manusia karena tidak terlalu berbahaya, namun terkadang bisa saja menjadi lebih parah.

3.Toksoplasmosis

penyakit yang satu ini disebabkan oleh parasite Toxoplasma Gondii yang bisa tertular melalui kontak dengan urin atau kotoran kucing yang sudah terinfeksi.

Parasit ini tidak akan bisa melalui kulit, tapi biasanya infeksi terjadi melalui luka atau mulut yang terbuka.
Terkadang toksoplasmosis sulit dibedakan dengan Bartonella namun keduanya disebabkan oleh kucing.

Gelaja yang ditimbulkan dari penyakit inipun tidak berat, namun terkadang timbul seperti sakit kepala, kelelahan dan bisa menyebabkan demam dengan waktu yang lama.

Toksoplasmosis ini bisa terjadi pada ibu hamil, orang yang telah menjalani kemoterapi dan juga orang yang imun tubuhnya sedang lemah.

Walaupun penyakit ini tidak terlalu menakutkan, tapia da juga beberapa kasus yang bisa menyebabkan kerusakan organ seperti mata dan otak.

Untuk mencegah penyakit ini, disarankan untuk menggunakan sarung tangan ketika sedang menjaga kebersihan kotoran kucing agar lingkungan tetap bersih dan terjaga.

4.Demam Burung Beo

Infeksi demam burung bero ini disebu juga dengan Psittacosis yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia Psittaci.

Penyakit ini dapat menyebar ketika seseorang menghirup feses dari burung beo, merpati, parkit dan burung lainnya yang sudah terinfeksi bakteri tersebut. Penyakit ini sulit untuk dideteksi makanya burung-burung itu tidak akan menunjukkan gejala yang signifikan.

Psittacosis ini akan menimbulkan gejala seperti sakit kepala, demam dan batuk yang kering.

Penyakit ini bisa disembuhkan dengan antibiotic dan jarang sekali ditemui sampai ke kasus yang serius, namun penyakit ini bisa menyebabkan radang paru-paru.

Untuk menghindari dari penyakit yang satu ini, alangkah baiknya kamu menggunakan masker dan sarung tangan saat sedang membersihkan kendang.

Itulah penyakit-penyakit yang bisa ditularkan melalui hewan, jadi sekiranya diantara kalian ada yang memelihara hewan-hewan diatas, harap lebih berhati hati ya !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *